” Sad Week “

Kisah saya kali ini tentang perasaan saya beberapa hari terakhir di minggu  ini…

Mungkin ini adalah kejadian terberat dalam hidup saya karena saya mengalami ejekan dan fitnah yang tidak di sangka dari para tetangga saya yang tukang gosip. Setelah saya mendengar cerita dari ibu saya, saya merasa sangat terpukul. Saya mereka fitnah bahwa saya adalah anak yang tidak baik, sering keluar malam, suka bergaul dengan orang yang tidak jelas, saya pun di bilang cewek kijil kalo menurut bahasa Banjar. Astaghfirullah… saya tidak menyangka tetangga saya yang saya kira baik, ramah, ternyata malah menghancurkan perasaan saya. Saya sangat marah, kecewa, sedih, dan rasanya ingin melempar mereka dengan batu.

Yang sangat membuat saya marah, mereka mengatakan itu kepada ibu saya.  Ibu saya yang tidak tau apa-apa, ibu yang selalu membela saya, dan ibu yang selalu memberikan saya kebebasan melakukan hak saya. Dalam fikiran saya, ” Tau apa mereka tentang saya?? Saya berteman dengan anak-anak tidak jelas, bukan karena mereka tidak jelas tapi karena saya yang tidak pernah mau membeda-bedakan orang. bagi saya mereka jelas saja, mereka tidak pernah menyakiti saya, bahkan mereka selalu membuat saya tertawa. Saya cewek tidak benar karena sering pulang malam?? Saya pulang malam pasti ada alasan tertentu, biasanya saya pulang malam karena habis mengerjakan tugas di tempat teman, guru dan sebagainya. Apakah itu salah??..

Saya selalu mencoba melakukan yang terbaik untuk ortu, keluarga, teman, n semua yang sayang pada saya. Saya ingin membahagiakan ortu saya dengan melakukan perintah mereka, dan membanggakan mereka dengan nilai-nilai yang saya terima di sekolah. Yang saya sesali saya tidak pernah menjelek-jelekkan atau mengganggu tetangga saya, malah saya memberi mereka senyuman, n pertolongan. Tapi.. apa balasannya?? Saya selalu memohon doa kepada Allah SWT. Mencari petunjuk dan cara apa yang musti saya lakukan.

Setelah saya berdoa dan meminta petubjuknya maka saya sekarang mencoba bertahan dan lebih sabar dalam menghadapi cobaan ini dan saya akan selalu tegar. Saya akan selalu menjadi diri saya sendiri, saya Nana yang periang, ceria, cerewet, n tidak mudah putus asa. Dari cobbaan yang telah saya dapat, saya dapat mengambil hikmah bahwa ” Jangan terlalu percaya pada penampilan luar orang, karena penampilan luar dapat menipu. Serta pandai-pandailah kita membawa diri di kehidupan bermasyarakat. ”

keep your smile…🙂

, , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: